IPTU Nadya Ayu Nurlia Cetak Sejarah, Jadi Kapolsek Perempuan Pertama di Madina


SapaIndonesia – MADINA — Kepolisian Resor (Polres) Mandailing Natal kembali menorehkan sejarah penting dengan menunjuk IPTU Nadya Ayu Nurlia, S.Tr.K sebagai Kapolsek Panyabungan Selatan. Penunjukan tersebut menjadikan IPTU Nadya sebagai polisi wanita (Polwan) pertama yang dipercaya memimpin Polsek di wilayah hukum Polres Mandailing Natal.

Sebelum mengemban jabatan barunya, IPTU Nadya Ayu Nurlia menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Hukum (Kasikum) Polres Madina. Dengan bekal pengalaman, integritas, serta rekam jejak kinerja yang dinilai baik, ia kini dipercaya mengemban amanah sebagai pimpinan kewilayahan.

Penunjukan ini dinilai sebagai langkah progresif Polres Madina dalam memberikan ruang dan kepercayaan kepada Polwan untuk menduduki jabatan strategis. Hal tersebut sekaligus menegaskan bahwa profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, dan dedikasi personel Polri tidak dibatasi oleh gender.

IPTU Nadya Ayu Nurlia bukan sosok baru yang mencuri perhatian publik. Pada tahun 2021, saat masih berpangkat Ipda, ia sempat viral secara nasional setelah dipercaya menjabat sebagai Kapolsek termuda pada usia 23 tahun. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 2020 ini dikenal memiliki karakter kepemimpinan yang kuat, meski harus memimpin personel yang sebagian besar berusia lebih tua.

Selama bertugas sebagai Kapolsek Batang Gansal, IPTU Nadya berhasil mengungkap sejumlah kasus menonjol, di antaranya tindak pidana narkotika dan kasus pembunuhan. Keberhasilan tersebut membuat namanya semakin dikenal luas serta dinilai mampu menjalankan tugas penegakan hukum secara tegas namun tetap mengedepankan pendekatan humanis.

Perwira Polri kelahiran Bengkulu, 16 Maret 1998 ini tercatat sebagai salah satu Kapolsek termuda di Indonesia. Putri pertama dari tiga bersaudara yang berasal dari keluarga sederhana tersebut memiliki tekad kuat untuk memberantas kejahatan, khususnya peredaran narkoba dan tindak kriminal berat di wilayah hukum yang dipimpinnya.

Tak hanya fokus pada penegakan hukum, IPTU Nadya Ayu Nurlia juga dikenal aktif menjalankan pendekatan sosial dan kemasyarakatan. Ia kerap turun langsung ke lapangan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, puskesmas, hingga berbaur dengan masyarakat. Bahkan, ia pernah mendatangi pemukiman Suku Talang Mamak, salah satu suku pedalaman di Provinsi Riau, sebagai bentuk kepedulian dan upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Menanggapi amanah barunya sebagai Kapolsek Panyabungan Selatan, IPTU Nadya Ayu Nurlia menyampaikan komitmennya untuk menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab.

“Jabatan ini merupakan amanah besar yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya berkomitmen untuk bekerja secara profesional serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar IPTU Nadya Ayu Nurlia.

Ia juga menegaskan akan mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Dalam pelaksanaan tugas, saya akan mengedepankan pendekatan yang humanis dan persuasif, dengan tetap menjunjung tinggi penegakan hukum,” katanya.

Lebih lanjut, IPTU Nadya berharap dukungan dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat serta jajarannya.

“Saya mohon dukungan dari seluruh anggota dan masyarakat Panyabungan Selatan. Dengan kebersamaan dan sinergi yang baik, saya yakin situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dapat terus kita jaga bersama,” tuturnya.

Penulis : Admina
Editor : Redaksi

Posting Komentar untuk "IPTU Nadya Ayu Nurlia Cetak Sejarah, Jadi Kapolsek Perempuan Pertama di Madina"