Namun, upaya konfirmasi terkait hal ini menemui kendala. Kepala Desa Mekar Sari, Juliadi, yang dihubungi melalui nomor WhatsApp 081274935XXX, tidak memberikan jawaban. Begitu pula Kapolsek Delitua, Kompol PS Simbolon, SH, yang dikonfirmasi melalui nomor WhatsApp, juga belum merespons hingga berita ini diturunkan, Minggu (25/1/2026).
Menurut sumber media, praktik perjudian togel di Kecamatan Delitua sudah lama beroperasi, termasuk yang dikelola jaringan J. Saat ini, J bersama warga berinisial I juga diduga membuka lokasi perjudian dadu, yang beroperasi setiap hari mulai sore hingga malam. Lokasi ini disebut tidak jauh dari kantor Desa Mekar Sari, dengan akses mudah dari Jl. Benteng maupun Jl. Satria, bahkan kendaraan roda empat bisa masuk.
“Lokasinya dekat kolam pancing itu, ramai sekali pemain yang datang. Bisa masuk dari Jl. Benteng atau Jl. Satria, aksesnya gampang bang, mobil juga bisa masuk. Datanglah mencoba keberuntungan ke sana,” ujar salah satu sumber kepada awak media.
Tarigan, warga setempat, membenarkan adanya lokasi judi tersebut dan ramai pengunjung. Namun, menurutnya, keberadaan lapak judi hanya akan menimbulkan masalah sosial dan kejahatan baru.
“Bentar lagi narkoba juga bakal marak di sana. Polisi harusnya menindak,” ujar
Tarigan.
Warga ini juga meminta aparat pemerintahan setempat turut mengambil tindakan:
“Tidak hanya polisi, Kades, Camat harusnya tidak membiarkan adanya perjudian tersebut, dadu, togel, atau apalah namanya,” tambahnya.
Praktik perjudian di Desa Mekar Sari ini masih menjadi perhatian masyarakat, sementara aparat terkait hingga kini belum memberikan klarifikasi resmi.
Penulis: Admina
Editor: Redaksi

Posting Komentar untuk "Deliserdang, Publik Soroti Praktik Judi Dadu dan Togel di Desa Mekar Sari"