Sapaindonesia.id | MADINA - Pengadilan Negeri (PN) Mandailing Natal menggelar aksi simpatik berupa Public Campaign Zona Integritas (ZI) sebagai bentuk nyata komitmen lembaga dalam mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (30/01/2026) ini dipimpin langsung oleh Ketua dan Wakil Ketua PN Mandailing Natal.
Tidak hanya pimpinan, aksi simpatik ini juga diikuti dengan antusias oleh para Hakim, Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Pengadilan Negeri Mandailing Natal. Kehadiran seluruh personel ini melambangkan satu kesatuan tekad bahwa pembangunan Zona Integritas bukan hanya tanggung jawab pimpinan, melainkan komitmen kolektif seluruh warga pengadilan. Adapun tema yang diusung oleh Pengadilan Negeri Mandailing Natal dalam Public Campign Zona Integritas kali ini ialah "Satu Padu dalam Integritas: Transformasi Pelayanan Prima PN Mandailing Natal Menuju WBK/WBBM".
Aksi yang dipusatkan di area publik strategis yaitu di alun-alun Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ini bertujuan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa PN Mandailing Natal kini terus bertransformasi menuju birokrasi yang lebih bersih, transparan, dan akuntabel. Selain membagikan informasi mengenai layanan pengadilan, jajaran pimpinan dan staf juga berinteraksi langsung dengan warga untuk mengedukasi terkait pencegahan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
Ketua PN Mandailing Natal melalui Jurubicara Pengadilan Negeri Mandailing Natal menegaskan bahwa Public Campaign ini bukan sekadar seremonial, melainkan janji publik bahwa setiap layanan yang diberikan oleh pengadilan dilakukan secara profesional dan tanpa pamrih. Masyarakat diminta untuk tidak memberikan imbalan dalam bentuk apa pun kepada petugas pengadilan.
Lebih lanjut, Jurubicara Pengadilan Negeri Mandailing Natal, Fadil Aulia, menyampaikan bahwa partisipasi aktif masyarakat adalah kunci utama dalam keberhasilan pembangunan Zona Integritas ini.
"Kami menyadari bahwa integritas tidak bisa tegak sendirian. Melalui kampanye ini, kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta mengawal dan mengawasi kinerja kami. Jangan ragu untuk melapor jika menemukan indikasi penyimpangan. Kami ingin memastikan masyarakat tahu bahwa di PN Mandailing Natal, pelayanan berkualitas adalah hak warga dan kewajiban kami, tanpa ada pungutan liar maupun praktik gratifikasi," ujar Fadil Aulia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kepercayaan publik terhadap institusi peradilan semakin meningkat. PN Mandailing Natal berkomitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan kemudahan layanan bagi para pencari keadilan di wilayah Kabupaten Mandailing Natal, selaras dengan semangat pembaruan peradilan yang modern dan berintegritas.
Penulis: Admina
Editor: Redaksi

