Ramadhan Penuh Makna, Kapolres Madina Berbuka Puasa Bersama Para Tahanan

Sapaindonesia.id | MADINA - Suasana kebersamaan dan nilai spiritual Ramadhan terasa di Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polres Mandailing Natal saat jajaran kepolisian menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan para tahanan, Rabu (11/3/2026) sore.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy didampingi Wakapolres Aris Fianto serta sejumlah pejabat utama Polres Madina.


Turut hadir dalam kegiatan itu Kabag Ops Polres Madina, Kasat Samapta, Kasat Narkoba, Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, Kasat Tahti, KBO Sat Narkoba, Kasi Keuangan, serta sejumlah personel Polres Madina lainnya.


Kegiatan yang berlangsung di ruang tahanan Polres Madina tersebut diawali dengan pembukaan oleh protokol, kemudian dilanjutkan dengan arahan dan bimbingan dari Kapolres kepada para tahanan.


Dalam pesannya, Kapolres AKBP Bagus Priandy menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan momen yang tepat bagi setiap orang untuk melakukan introspeksi diri serta memperbaiki kesalahan di masa lalu.


“Bulan Ramadhan adalah bulan penuh ampunan dan keberkahan. Kami berharap momentum ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para tahanan untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, serta menata kembali kehidupan agar menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.


Kapolres juga mengingatkan para tahanan agar tetap bersabar dan mengikuti proses hukum yang sedang berjalan dengan baik, serta menjadikan pengalaman yang sedang dijalani sebagai pelajaran berharga untuk masa depan.


Usai arahan Kapolres, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh ustaz H. Mahyudin Lubis.


Dalam tausiyahnya, ustaz Mahyudin menyampaikan bahwa setiap manusia tidak luput dari kesalahan, namun Allah SWT selalu membuka pintu taubat bagi siapa saja yang ingin memperbaiki diri.


“Jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah. Apa pun yang pernah terjadi di masa lalu, masih ada kesempatan untuk berubah. Gunakan bulan Ramadhan ini untuk mendekatkan diri kepada Allah, memperbaiki akhlak, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.


Ia juga menambahkan bahwa setiap ujian kehidupan, termasuk ketika seseorang harus menjalani masa tahanan, dapat menjadi pelajaran berharga apabila dijalani dengan kesabaran dan keikhlasan.


Setelah tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama, kemudian ditutup dengan buka puasa bersama antara jajaran Polres Madina dan para tahanan.


Melalui kegiatan tersebut, Polres Mandailing Natal berharap para tahanan tetap dapat merasakan kebersamaan serta nilai-nilai spiritual di bulan suci Ramadhan, sekaligus menjadi bagian dari pembinaan moral dan rohani selama menjalani masa tahanan.


Hingga kegiatan berakhir, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Mandailing Natal dilaporkan tetap dalam keadaan aman dan kondusif. 

Penulis : SI/01

Editor : Redaksi

Post a Comment

أحدث أقدم