Sapaindonesia.id - TAPANULI SELATAN - Suasana kegiatan sosialisasi di Desa Aek Badak Julu, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, mendadak berubah ramai setelah kobaran api terlihat membakar salah satu warung milik warga, Senin (10/8/2026).
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berhamburan menuju lokasi. Sebagian berusaha menyelamatkan barang-barang dagangan dari dalam warung, sementara warga lainnya mengambil peralatan seadanya untuk membantu menyiram dan memadamkan api.
Kepanikan sempat terlihat di sekitar lokasi. Warga berupaya bergerak cepat agar api tidak semakin membesar dan merembet ke bangunan lain yang berada di dekat warung.
Kebakaran tersebut juga menarik perhatian sejumlah pihak yang sedang berada tidak jauh dari lokasi untuk mengikuti kegiatan sosialisasi. Petugas BNN dan BKK Tapanuli Selatan bersama personel TNI yang mengetahui kejadian itu langsung meninggalkan sejenak kegiatan dan ikut membantu warga.
Tanpa menunggu lama, mereka bersama masyarakat bahu-membahu melakukan upaya pemadaman sekaligus membantu mengamankan barang-barang milik pemilik warung.
Upaya pemadaman semakin terbantu setelah satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi. Petugas pemadam kemudian turut melakukan penanganan terhadap kobaran api.
Menariknya, warga asal Mandailing Natal (Madina) yang kebetulan melintas di kawasan tersebut juga ikut berhenti. Mereka turun dari kendaraan dan bergabung bersama warga serta petugas untuk membantu memadamkan api.
Kebersamaan warga, petugas, dan masyarakat yang kebetulan melintas membuat upaya pemadaman berlangsung secara gotong royong.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran dan jumlah kerugian yang dialami pemilik warung belum diketahui. Tidak ada informasi mengenai korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Penulis : SI/01
Editor : Redaksi

