Jafar Sukhairi Apresiasi Maraginda Hakim, Madina Mart Dinilai Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Daerah


Sapaindonesia.id | MADINA - Suasana meriah dan penuh antusias mewarnai launching perdana Madina Mart yang digelar di Kelurahan Sipolu-Polu, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Ritel modern ini menjadi perhatian karena digagas oleh putra daerah asal Desa Singengu, Kecamatan Kotanopan, Maraginda Hakim. yang kini resmi memperkenalkan usahanya kepada masyarakat luas, Minggu (26/04/2026).

Sejak awal acara, masyarakat, tokoh daerah, hingga tamu undangan tampak memadati lokasi. Kegiatan dimulai dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan sambutan dari owner Madina Mart yang hadir bersama sang istri, Aida Fitri.

Dalam sambutannya, Maraginda Hakim menyampaikan rasa syukur atas berdirinya Madina Mart serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan usahanya hingga bisa diresmikan.

“Madina Mart ini kami hadirkan bukan hanya sebagai tempat usaha, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi nyata untuk masyarakat, khususnya dalam membuka lapangan pekerjaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan rasa bahagia dan penghargaan khusus atas kehadiran sosok yang ia anggap sangat berjasa dalam perjalanan hidup dan usahanya.

“Saya juga sangat bahagia atas kehadiran abang Kapten Marito Efendi Harahap, yang bagi saya adalah sosok ayah sekaligus mentor yang terus mendukung saya dalam hal apa pun,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Mandailing Natal periode 2021–2024, H. Muhammad Jafar Sukhairi Nasution, memberikan apresiasi tinggi atas hadirnya Madina Mart. Ia menilai usaha ini sebagai simbol kebangkitan ekonomi daerah yang lahir dari kreativitas putra Mandailing Natal.

“Kita patut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya. Hari ini telah lahir usaha dari putra asli daerah kita, Madina Mart, yang lebih lengkap dan harga bersahabat, bahkan mampu bersaing dengan market-market yang ada,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa usaha seperti Madina Mart perlu didukung dan dijaga bersama sebagai aset daerah. Menurutnya, keberhasilan Maraginda Hakim menjadi bukti bahwa pelaku usaha lokal mampu berkembang dan bersaing di tengah pasar modern.

Momen penting juga terlihat saat penyerahan Nomor Induk Berusaha (NIB) oleh perwakilan Toko Mandiri Indonesia, Andiyanto Dafit kepada Maraginda Hakim sebagai bentuk legalitas usaha.

Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Aman Harahap, disusul prosesi pemotongan tumpeng dan pemotongan pita sebagai tanda resmi dibukanya Madina Mart.
Kegiatan ini juga diisi dengan aksi sosial berupa pembagian santunan kepada sekitar 30 anak yatim sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian sosial.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Hj. Fitrisma, Kapten CPM A. Harahap, Kapten Marito Efendi Harahap bersama istri Elfi Mariyani, Babinsa Koramil Kotanopan, tokoh agama dan tokoh adat Kelurahan Sipolu-Polu, serta Ketua DKM Anak Yatim H. Muhammad, keluarga besar dari Kotanopan, hingga rekan-rekan pers.

Acara ditutup dengan ramah tamah yang berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kehadiran Madina Mart diharapkan menjadi awal tumbuhnya ritel lokal yang mampu bersaing lebih luas, sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat Mandailing Natal.

Penulis : SI/01
Editor : Redaksi

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama